Tas Branded Original Menjadi Investasi yang Menggiurkan Dibanding Saham

Menurut artikel yang di media http://www.thisismoney.co.uk, tas branded original sudah layak disejajarkan sebagai instrumen investasi layaknya saham, bahkan lebih menggiurkan karena harganya cenderung meningkat atau bertahan dibanding lonjakan harga saham yang bisa menukik drastis.

Disinyalir harga tas second branded original populer terus mengalami trend yang mengejutkan yaitu pertambahan nilai investasi rata rata 8% pertahun.

Contohnya, sebuah tas channel yang pada tahun 2004 berharga 1000 Poundsterling, ternyata pada tahun 2015 melonjak harganya menjadi 3000 poundsterling.

Selain Chanel, beberapa merek tas yang memiliki nilai pertambahan hampir 2 kali lipat termasuk Hermes, Dior, LV, Fendi dan Emilio Pucci.

Bahkan beberapa merek tas yang kurang terkenal seperti Renaud Pellegrino dan Halston ternyata juga mengalami peningkatan harga sampai 2 kali lipat selamat satu dekade.

Namun begitu, dengan meningkatnya trend terhadap tas branded juga secara otomatis diiringi membanjirnya tas brended palsu atau KW. Sehingga kolektor tas pemula harus ekstra hati hati dalam melakukan pembelian, terutama jika melakukan pembelian secara murni online.
Sangat dianjurkan untuk melakukan pertemuan dengan penjual online agar bisa melakukan pengecekan langsung kondisi tas.

Umumnya tas palsu atau KW memiliki kualitas kulit yang kurang baik dan stiching yang kurang sempurna. Namun sekali lagi perlu keahlian khusus untuk bisa membedakannya, karena banyak beredar tas palsu yang sangat mirip bentuk dan kualitasnya dengan tas aslinya.

Agar tas layak menjadi barang investasi, maka perlu diketahui bahwa harga tas second juga dipengaruhi oleh kondisi tas tersebut. KUalitas dan kondisi tas harus selalu terjaga dan bersih.

Salah satu yang membuat harga tas branded tinggi adalah keterbatasan rumah mode terkenal untuk memproduksi tas setiap tahunnya. Permintaan yang jauh melebihi pasokanlah yang menjadikan harga melambung tinggi.

Intinya, jangan pernah meremehkan fanatisme kolektor tas branded. Semakin langka tas yang di miliki maka semakin tinggi simbol status bagi pemiliknya dan semakin tinggi pula nilai investasinya.

.

 

sumber : http://www.thisismoney.co.uk/money/investing/article-2984063/Why-woman-s-designer-handbag-not-just-luxurious-accessory-valued-asset.html

Gucci Bamboo : Sebuah Icon Sejarah Dunia Fashion Sejak World War II

Gucci Bamboo dengan handle berbentuk unik pertama kali diperkenalkan tahun 1947 dan langsung menjadi popular.

Gucci dengan bentuk handle unik ini langsung diminati oleh celebriti celebriti ternama saat itu sekitar tahun 1950 sampai 1960.

Dibawah komando Direktir Kreatif Gucci Frida Giannini, tas bersejarah ini mulai dilahirkan kembali dengan cita rasa yang berbeda.

Diantara celebriti yang menggunakan Gucci Bamboo ada nama nama berikut Lady Di, Vanessa Redgrave, Naomi Watts, Beyonce.

Saat ini tas second model ini yang produksi tahun 1960-an sedang menjadi incaran para kolector tas langka dengan harga selangit.

 

Princess-Diana-with-a-Gucci-Bamboo-Bag
Prince Diana

Naomi-Watts-with-a-Gucci-Bamboo-Bag
Naomi Watts

Beyonce-with-a-Gucci-Bamboo-Bag
Beyonce